Kemanusiaan

Hidup adalah untuk hidup, bukan untuk sekedar hidup. Kemanusiaan dan peradaban selalu menang hanya ketika terus berjalan di hadapan kepastian akan kehancuran. Kita semua manusia, tinggal di bumi yang sama. Hanya dengan berjalan, lebih mengenal banyak, lebih mengobrol banyak, kita bisa menghadapi hilangnya peradaban.

Satu untuk semua, semua untuk satu.

Advertisements

Urbanisasi

Dari masa ke masa, urbanisasi selalu menjadi masalah utama manusia. Bahkan menurut Ibnu Khaldun, urbanisasi adalah fitur bawaan yang memiliki kepastian dalam menghancurkan peradaban. Baik peradaban kuno, modern, kafir, beriman, semua berlaku.

Dalam kasus Indonesia, tingkat urbanisasi paling parah terjadi di Jakarta. Semuanya saja pindah ke Jakarta, dan bercita-cita sukses di sana. Tidak salah memang, sukses harus dikejar.

Ketika memikirkan tentang ini, pada akhirnya kembali lagi ke definisi masing-masing. Apa sih yang dimaksud dengan sukses? Tiap orang pasti berbeda, termasuk tiap individu yang memilih menjadi kaum urban di Jakarta.

Andaikan mayoritas warga Jakarta berpikir hanya untuk kesuksesan pribadi, dan tidak terbesit untuk kembali membangun luar Jakarta, apakah Jakarta juga akan hancur seperti peradaban dalam sejarah?