Archive

Posts Tagged ‘Marie Kondo’

Konmari

24/07/2017 Leave a comment

Konmari, panggilan terkenal dari nama Marie Kondo. Konsultan bersih-bersih rumah kelas internasional. Doi juga penulis buku “The Life-Changing Magic of Tidying Up”.

Buku yang dikarang oleh Konmari ini bisa dipandang secara praktis, atau diilhami secara filosofis. Konmari mengajarkan bahwa membersihkan dan merapikan rumah adalah big project, bukan hal yang bisa dilakukan kecil-kecil. Artinya, di sini harus ada dedicated time yang cukup banyak dari waktu ke waktu. Dampak terhadap jiwa akan muncul setelah rutin dilakukan berbulan-bulan.

Penulis pernah membaca buku karangan Konmari, dan juga menghadiahkan kepada adik penulis. Harus diakui, penulis dulunya memiliki kamar yang kacau balau berantakannya. Kadang untuk berjalan saja sulit karena baju hasil laundry tidak dimasukkan ke lemari secara langsung dan terbiarkan.

Banyak review di internet menjelaskan metode Konmari ada pada mengumpulkan semua barang dalam satu waktu, kemudian dikategorisasi. Tapi, penulis merasa justru metode paling dalam dari yang diajarkan Konmari adalah pada “spark joy”. Doi menjelaskan bahwa setiap barang yang kita beli memiliki hubungan jiwa, perasaan senang atau sedih, juga harapan. Artinya, bila barang bertebaran dan berantakan ada masalah “mindfulness” dalam diri.

Merapikan kamar bisa menjadi terapi. Kamar yang berantakan bisa menjadi indikasi distraksi dan tidak komitmen terhadap hal yang sedang dilakukan. Setiap barang yang ada di kamar, juga memiliki kedekatan hubungan. Artinya bila barang-barang lama sampai rusak atau berjamur, terdapat cerminan adanya hubungan yang tidak terjaga dengan orang lain. Itu tentu tidak diinginkan. Bila tidak mungkin terus menjaga hubungan dekat, setidaknya jangan sampai jadi membusuk.

Cukup banyak yang bisa dipetik dengan mendalami “spark joy” ini dan mengagendakan waktu khusus untuk merapikan kamar sebagai terapi. Bahkan ketika sudah rapi, pasti di waktu khusus yang rutin diagendakan tersebut ada saja yang bisa dikerjakan, dirapikan, atau ditelaah ulang kesehatan hubungannya dengan si masing-masing benda. Perlu diakui setelah cukup lama menerapkan “spark joy” ini sebagai terapi, penulis lebih jarang telat, to-do list lebih banyak beres, hingga berat badan turun lumayan drastis. Tidur juga lebih nyenyak.

Memang sih ajaran dari Konmari ini tidak bisa diterapkan mentah-mentah. Banyak hal pada buku populer penjelasannya sangat korelatif, tapi tidak kausatif. Menarik untuk dipelajari, belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.

Walaupun begitu, sebagai inspirasi kalau memang berhasil mengubah hidup ga ada salahnya kan?

Categories: Coretan Tags: , ,