Archive

Posts Tagged ‘karakter’

Minat Baca, Rasio, Sudut Pandang

18/10/2016 Leave a comment

Betulkah minat baca orang Indonesia itu sangat rendah? Kalau rendah, ukurannya bagaimana?

Kalau berdasarkan sumber yang penulis iseng cari, katanya sih dari 1.000 penduduk hanya satu yang memiliki minat baca serius. Kemudian, berdasarkan penelitian dari World’s Most Literate Nations tahun 2016, mengatakan bahwa Indonesia berada pada peringkat 60 dari 61 negara yang diteliti. Sedangkan di negara-negara yang kesejahteraannya berada di peringkat atas, mereka mewajibkan anak SMA-nya membaca lebih dari 20 buku per tahun. Sedangkan Indonesia? Jumlahnya nol.

Menurut hemat penulis, membaca ini adalah persoalan karakter. Selain itu, juga persoalan tentang pendidikan warga negaranya. Banyak orang pintar di Indonesia yang akademiknya jago, bisnisnya jago, juara ini-itu di level internasional, tapi ketika ditanya jumlah buku yang dibaca? Minim ya.

Secara tidak langsung membaca kan berhubungan dengan rasio, kemampuan membadingkan pandangan dan melihat dari sudut pandang lain. Bila dihubungkan seperti ini, tidak aneh berarti bila di jalanan masyarakat kita suka saling berebut. Ketika antri, suka saling menyerobot dan ketika ditegur malah marah. Belum lagi ketika ada sembako gratis atau pembagian kurban, ngambilnya dorong-dorongan gak peduli sekitar bahkan bisa dua kali atau lebih, mengambil yang bukan haknya.

Kasus-kasus sederhana itu akar masalahnya kan tidak melihat kondisi sekitar, tidak memahami posisi orang lain. Bila memang minat membaca yang rendah ternyata bisa dihubungkan dengan rasio, rasio dihubungkan bisa saling melihat situasi dan orang lain, wajar di Indonesia apa-apa berantakan. Kerjaan banyak yang gak beres, korupsi di mana-mana karena egois. Gimana enggak coba, lha wong secara general masyarakat kita dari kelas elit sampai kelas akar rumput semuanya tidak mengasah rasio!

Yah, sulit juga sih kalau mengeluh seperti ini. Menghabiskan energi memang. Penulis sendiri juga belum serajin itu dalam membaca.

Yang penting, semoga kita tidak menjadi golongan yang tidak tanggap melihat kondisi sekitar kita.

Sumber:

Advertisements

MBTI = ENTP

24/07/2014 Leave a comment

Dessert-Myers-Briggs

Terdapat banyak tes untuk mengenal lebih dalam tentang kepribadian kita di internet. Salah satu yang cukup populer adalah MBTI. MBTI menjabarkan dikotomi karakter seseorang dalam empat aspek: Attitudes (Extroversion/Introversion), Function: (Sensing/Intuition & Thinking/Feeling), Lifestyle (Perceiving/Judging). Dalam dua tahun terakhir mencoba tes ini, saya mendapatkan hasil ENTP (Extrovert, Intuition, Thinking, Perceiving). Hasil ini tampaknya tidak akan berubah dalam waktu yang cukup lama.

Dari beberapa sumber di internet yang membahas karakter menggunakan “MBTI”, alhamdulillah dikatakan ENTP memiliki kelebihan yang memungkinkan untuk menguasai pemahaman dalam banyak disiplin ilmu. Orang yang memiliki karakter ENTP juga dikatakan dalam berbagai artikel memiliki kecerdasan yang lebih dibanding orang pada umumnya dan selalu memiliki ide.

Namun, dibalik setiap kelebihan pasti ada kekurangan di baliknya. Orang dengan karakter ENTP terlalu fokus pada hal abstrak dan berpikir random karena terbiasa melihat segala kemungkinan dari suatu hal. Selain itu, orang ENTP juga terlalu awal meloncat pada strategi sebelum orang lain siap. Dan yang cukup berbahaya adalah kekurangan dalam memahami perasaan dan emosi orang lain serta tidak mengindahkan aturan yang ada atau berlaku umum.

Betulkah saya seperti itu dalam pandangan orang lain? Kalau iya, semoga kelebihan saya bisa membantu dan bermanfaat. Dan juga, mohon maaf kalau memang kekurangan saya memang sesuai profil ini dan pernah merepotkan siapa pun.

Bagaimana dengan MBTI anda?

Categories: Coretan Tags: , , , ,