Takwa

Fattaqullaha mastatha’tum.

Begitulah yang penulis ingat, salah satu kalimat dari wali asrama di SMA/MAN dahulu. Bertakwa semampu kita, adalah perintah yang diberikan Allah kepada seorang muslim di surat At-Taghabun. Kita diperintahkan untuk bertakwa semampunya, bukan menjalankan semua perintah dan menjauhi segala larangannya.

Pak Oji di asrama dulu mengajarkan, kalau level ibadah kita terlalu mudah akan membahayakan kepada stagnansi diri. Di sisi lain, ketika kita merasa ibadah yang kita lakukan terlalu berat maka akan menyebabkan diri ini kecewa dan jauh dari Allah perlahan. Tidak menjadi hanya islam KTP, tapi tidak perlu juga memaksakan diri shalat dan berdoa seperti para ulama bila shalat dhuha saja belum biasa.

Semampunya saja, tapi jangan juga semaunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s