Home > Coretan > MBTI adalah Pseudo?

MBTI adalah Pseudo?

Sering kita mengklasifikasikan karakter kita berdasarkan MBTI. Kalau di tahun 90an dan 2000an populer penggunaan Personality Plus (Sanguinis, Melankolis, Koleris, Plegmatis), maka di tahun 2010an ini populer penggunaan MBTI. Sebelumnya, mungkin orang-orang sebelum generasi penulis lahir populer klasifikasi berdasarkan astrologi.

Ya, manusia pada dasarnya kompleks. Ketika mempelajari manusia dan mengenal berbagai jenis orang, makin lama akan makin sadar bahwa tiap orang berbeda cara penanganannya. Untuk memudahkan ini, kita secara intuitif akan berusaha mengotak-ngotakan setiap pribadi yang ditemui. Tidak ada salahnya sih, tapi bila kita terlalu mengandalkan hal ini malah jadinya bias dalam menilai seseorang. Belum tentu bila seseorang tipenya ENTP, INTJ, ESTP, atau entah apa pun itu 100% sesuai dengan hasil tesnya. Dan lagi, bila menyangkut faktor emosi atau ketika seseorang tidak stabil bisa jadi dia akan bergeser dari karakter nyamannya.

Walaupun lebih ilmiah, tapi rasa-rasanya malah jadi sama saja seperti astrologi, golongan darah, personality plus, dan metode lain dalam mengklasifikasikan manusia. Dan lucunya, kadang kita percaya dan mempatri “judgement” terhadap seseorang ketika sudah tahu tipenya. Padahal, tiap orang itu unik.

Entah ya.

Hahaha.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: