Home > Coretan > Makin Ekstrim

Makin Ekstrim

Percayalah, belajar yang paling enak itu adalah sesuai kurikulum. Sudah ada track jelasnya, sudah ada jalurnya, sudah ada bahan apa saja yang mau dipelajari.

Ketika belajar sendiri, tanjakannya makin ekstrim. Ketika menghadapi berbagai hal, apalagi membangun tim yang independen, rasanya semua harus belajar semua. Di tahap awal pasti masih sulit untuk membagi jobdesk dari masing-masing. Semua pusing mempelajari ini itu. Belum lagi mencari bahannya, kadang tidak ketemu. Belum lagi kalau tidak tahu arahnya ke mana, akhirnya meniti jalan satu demi satu. Dan tantangan terbesarnya bukanlah waktu yang sedikit, malah mungkin lebih banyak ketimbang berkuliah. Tapi, dalam perjalanan ini yang paling chaos adalah ketika tidak disiplin belajar. Tidak konsisten menginvestasikan waktu untuk menambah ilmu baru setiap harinya. Alhasil, jadinya momentum turun, ilmu yang dipelajari tidak maksimal, seiring berjalannya waktu terlupa, dan jadi tidak diterapkan di kasus yang dihadapi.

Yah, memang sih yang paling ekstrim untuk belajar seiring bertambahnya umur adalah faktor self-disciplined.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: