Home > Coretan > Mengalir

Mengalir

Mengapa ya kalau biasanya kita diberikan dua jenis tugas: Pertama mengerjakan dokumen 40 halaman dalam tiga hari, yang kedua mengerjakan dokumen satu halaman per hari selama 10 hari; Ketika dicek, tugas yang pertama biasanya selesai. Sedangkan tugas yang kedua saat dicek di hari ke-7, biasanya malah sudah beresin tiga halaman saja hebat.

Nah, mengapa bisa begitu ya? Apakah mungkin otak kita memang lebih cenderung bisa bekerja di bawah tekanan? Apakah memang kita tidak biasa bekerja secara mengalir dengan merancang flow sendiri?

Keluhan pada tulisan ini adalah hal yang penulis rasakan dalam hampir setahun terakhir. Entah mengapa seperti itu. Hal yang sangat berbeda iklimnya ketika dibandingkan dengan bekerja di korporat. Bekerja dengan membangun tim sendiri, harus bisa mengalirkan flow tersebut. Tidak bisa ditawar, tidak ada yang bisa mengarahkan. Ya kalau tidak sesuai flow, konsekuensinya berasa sakit setelah tidak dijalankan. Tapi kalau merasa santai tidak ada yang mengarahkan, sebetulnya lubang yang besar telah siap menanti di depan.

Setiap jalan ada tantangannya masing-masing lah ya. Harusnya  bukan mengeluh begini, tapi kembali lagi menjalankan “aliran” diri dan tim.

Hahaha.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: