Home > Coretan > Medium?

Medium?

Sekarang mulai banyak yang nulis di Medium?

Memang sih, Medium lebih memfasilitasi para penulis untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan dari tulisannya. Setiap tulisan yang ada di Medium, dimasukkan ke dalam satu platform agar bisa dilihat dan dibaca bersama-sama. Sedangkan ketika di WordPress, penulis “hanya” menulis bagi jaringannya sendiri dan share ke beberapa lingkaran masing-masing dan subscriber.

Dibuat sederhana, Medium menghubungkan penulis dengan pembaca, sedangkan WordPress “hanya” menjadi personal branding bagi penulisnya.

Ya, bagi para penulis yang memiliki orientasi untuk tulisannya dibaca, Medium adalah suatu terobosan. Tapi untuk yang seperti penulis lakukan menyampah hampir setiap hari? Mungkin WordPress lebih menjadi pilihan.

Hahaha.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: