Home > Coretan > Dilema Sedekah untuk Pengemis

Dilema Sedekah untuk Pengemis

pengemis

Ketika kita bertemu dengan pengemis, haruskah kita memberi? Atau haruskah kita menolak?

Ketika kita memberi pengemis, sudah pasti kita membantu sebagian hidupnya. Dia yang mungkin memang tidak memiliki kompetensi untuk mencari rezeki, jadi terbantu dan bisa makan berkat sebagian rezeki yang kita berikan. Namun, di satu sisi pengemis tersebut lama-kelamaan jadi terbiasa dan malah menjadi masalah yang sistemik. Rezeki yang mereka dapatkan membuat ketergantungan. Dan lucunya, setelah sekian lama juga malah muncul preman yang mengoordinir pengemis dan mencatut pendapatan mereka setiap harinya.

Ketika kita tidak memberi pengemis, kita tidak ikut andil dalam membantu masalah hidupnya. Dia mungkin merasa kesal, namun pastinya akan berusaha lebih mencari rezeki dari  orang lain atau “pasar lain”. Bisa juga dia akan terpacu untuk meningkatkan kompetensi sehingga bisa mencari rezeki selain dari mengemis. Hal ini terlihat agak kejam. Namun, di satu sisi malah jadi merapikan sistem di masyarakat bahwa bila membutuhkan rezeki, setiap orang haruslah meningkatkan kompetensi dan mau berusaha lebih.

Kembali lagi, dalam hidup ada yang menang dan kalah. Dalam setiap pertempuran, yang menang mendapatkan kesempatan untuk bersaing di tahapan yang lebih tinggi. Sedangkan yang kalah, ketika diobati dan bertarung lagi pun, belum tentu menang. Apalagi bersaing ke level yang lebih tinggi. Pikiran pun jadi tergelitik antara memberi atau menolak.

Jadi, memberi atau menolak ya?

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: