Home > Coretan > Skalabilitas

Skalabilitas

skalabilitas

Membuat sebuah sistem informasi itu hanya butuh waktu dua jam. Kalau Jokowi bilang waktu dua minggu itu cukup, Jokowi artinya masih salah. Sistem informasi dapat dibuat cukup hanya dalam dua jam.

Namun, untuk membuat sebuah sistem informasi yang mampu menjawab kebutuhan proses bisnis yang mengalir dan mampu menangani transaksi dalam jumlah yang masif, akan sangat lama. Jangankan dua minggu, satu tahun penuh saja belum tentu cukup. Banyak tantangan yang baru akan muncul setelah sistem informasi dijalankan untuk penggunaan nyata.

Salah satu tantangannya yang paling sering terasa dan membuat sebuah sistem informasi menjadi mahal adalah scaling. Banyak teori bagaimana melakukan scaling yang baik. Banyak metode yang dapat digunakan untuk scaling yang tentunya sangat variatif tergantung dari siapa yang membutuhkan sistemnya.

Berdasarkan pengalaman praktis dan piknik ke beberapa senior dan tetua, saya mendapatkan pencerahan bahwa sekompleks apa pun scaling intinya selalu terbagi menjadi empat hal. Hal tersebut antara lain: Processing, Memory, Disk, Network.

Processing adalah hal yang berkaitan dengan komputasi. Biasanya ketika sistem harus menangani perhitungan yang kompleks, tantangan scaling-nya adalah pada aspek ini.

Memory adalah hal yang berkaitan dengan penyimpanan sementara. Kurang lebih simpelnya adalah tempat menyimpan “tugas-tugas” yang harus dikerjakan oleh processor. Biasanya, scaling pada aspek ini harus dilakukan ketika sistem menyimpan load yang sangat banyak untuk dikerjakan.

Disk adalah tempat penyimpanan data yang lebih permanen dibandingkan memory. Pada disk ini data-data yang telah diproses atau ingin diambil lagi suatu saat disimpan. Biasanya, scaling yang mencakup aspek disk perlu dilakukan ketika total data yang harus disimpan sudah sangat besar.

Network adalah aspek yang mencakup hal-hal untuk komunikasi antara suatu perangkat komputer dengan komputer lain. Aspek scaling pada bagian ini perlu diperhatikan ketika sistem memerlukan banyak transaksi antar perangkat.

Dalam penerapan nyata, tentunya scaling tidak semudah deskripsi-deskripsi barusan. Ada hal-hal terkait konsep yang harus diperhatikan, dan benturan terhadap kekuatan perangkat pada eranya. Yang pasti berdasarkan ilmu yang didapatkan pengalaman senior dan tetua, scaling akan terus menerus bertarung dengan empat aspek tersebut. Ketika pertama kali komputer ada, aspek yang paling jadi tantangan adalah processing. Saat era 2000an, tantangan terbesar adalah untuk menghubungkan seluruh dunia di mana tantangannya terjadi pada aspek network. Dan mungkin, di era 2010an saat ini karena jumlah transaksi yang sangat besar setiap harinya, tantangan terbesar adalah pada pengelolaan data (berkaitan dengan disk).

Mungkin ada pendapat tambahan atau sanggahan buat saya yang nubi ini?

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: