Home > Coretan > Bahasa Para Nabi

Bahasa Para Nabi

cuitan-ustadz-yusuf-mansur-di-media-sosial-twitter-_141105013814-126

Belum lama ini salah satu ustad kita membuat kontroversi dengan pernyataannya terkait Bahasa Arab. Beliau mengatakan bahwa segala bahasa di dunia ini akan punah nantinya kecuali Bahasa Arab. Lantas dengan pernyataan tersebut ustad yang katanya menguasai 17 bahasa tersebut malah mendapat bully. Terlepas dari benar atau salahnya, di kepala saya pun muncul pertanyaan terkait bahasa.

Pertama, berdasarkan keyakinan saya (islam) apakah di hari akhir nanti apakah memang harus berbahasa Arab bila ingin bertemu Yang Maha Kuasa? Bukankah Allah juga Maha Mengetahui sehingga tidak perlu tanpa bahasa Arab?

Kedua, sebagai seorang ustad harusnya tahu bahwa tidak semua nabi dan rasul agama samawi (khususnya referensi dari islam) berbahasa Arab? Nabi Ibrahim a.s. menggunakan bahasa semith. Nabi Musa a.s. menggunakan bahasa Ibrani, termasuk Taurat yang ditulisnya. Nabi Isa menggunakan bahasa Aramea, termasuk Injil sebelum pusat agama kristen dibawa oleh Constantine ke Romawi. Dan barulah nabi Muhammad s.a.w. menggunakan bahasa Arab dalam membawakan wahyu Tuhan Yang Maha Kuasa. Ketika hanya bahasa Arab yang diterima di akhirat, bagaimana para nabi dan Rasul yang tidak berasal dari tanah Arab?

Betul memang untuk mempelajari islam secara kaffah bahasa arab adalah tools yang sangat membantu. Namun, bila mengatakan seperti yang dikatakan beliau rasanya sudah kelewatan.

Categories: Coretan Tags: , , , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: