Home > Coretan > Waktu Shalat

Waktu Shalat

waktushalat

 

Bertanya:

“Sebetulnya rentang waktu shalat itu buat apa sih? Kenapa shalat zuhur harus ada waktu antara jam 12 sampe jam 3, dst? Kenapa ga disuruh harus jam 12 aja? Kan ada ayat yang bilang celakalah bagi orang yang lalai dalam shalatnya sama shalatlah diawal waktu. Nah jadi sebetulnya kenapa harus ada rentang?

Menjawab:

Alasan saya pribadi, karena setiap rentang waktu memiliki momen tersendiri di setiap harinya. Dan perintah ibadah shalat itu bukan sekedar ditunaikan, tapi didirikan. Kalau berandai-andai rentang waktu terlalu ketat bisa-bisa setiap muslim sudah merasa dituntut sebelum mengerjakan sehingga tidak bisa merasakan esensi dari setiap rentang waktu.

  • Maghrib: Waktu paling singkat serta peralihan antara siang dan malam. Di waktu ini merupakan peralihan dari waktu sibuk2nya menuju waktu beristirahat. Rentang waktu maghrib ini terdapat esensi bagaimana seorang muslim bisa meluangkan waktunya untuk mengingat tuhan di tengah waktu peralihan yang sangat sempit.
  • Isya: Rentang waktu yang paling panjang dari semua shalat wajib. Di rentang ini setiap muslim diberikan kebebasan di waktu yang panjang. Biasanya karakter seseorang terlihat ketika melaksanakan shalat isya. Dalam waktu yang begitu panjang seseorang cenderung mengabaikan karena merasa masih punya waktu. Alhasil, shalat isya merupakan shalat yang bisa dikatakan paling sering terlewat. Pernah dikatakan siapa yang meninggalkan shalat isya merupakan ciri-ciri munafik.
  • Subuh: Rentang waktu tersulit untuk bangun. Di sini adalah ujian kesungguhan yang sangat berat. Bagi para pengejar pahala, barang siapa yg menjalankan shalat subuh berjamaah dia mendapatkan pahala beribadah sepanjang malam saking membutuhkan perjuangan untuk melaksanakannya.
  • Zuhur: Rentang waktu di saat seorang muslim sedang sibuk-sibuknya. Ujian seorang muslim untuk tetap mengingat tuhan di momen tersibuk dalam setiap harinya.
  • Ashar: Rentang waktu di saat peralihan waktu sibuk dan puncak kelelahan dalam bekerja. Ujian bagi seorang muslim untuk mengingat tuhan di puncak kelelahan.

Mungkin itu aja. Maaf banyak kurangnya euy.

Semoga kita yang muslim bisa menuai esensi terdalam dari setiap shalat kita.

Pertanyaan dan jawaban di atas diambil dari ask.fm penulis. Jawaban yang dituliskan di atas hanya berdasarkan pemahaman penulis saja. Mungkin dari pembaca ada yang ingin menambahkan atau memberikan komentar?

Categories: Coretan Tags: , , , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: