Home > Coretan > Keingintahuan Itu Membunuh

Keingintahuan Itu Membunuh

curiosity-killed-the-cat

“Curiosity killed the cat.. And the owner”

Tempo hari saya mengoprek laptop saya yang memiliki sistem opreasi windows 8.1 “pre-installed”. Sejauh ini saya nyaman menggunakan sistem operasi tersebut untuk bekerja khususnya ngoding dan melakukan hal-hal yang membutuhkan banyak navigasi. Sampai pada suatu saat tepatnya dua hari lalu di sore hari saya membutuhkan sistem operasi linux.

Dikarenakan laptop yang saya miliki telah “pre-installed” dengan windows 8, mau tidak mau saya harus membuat partisi baru untuk memasang Ubuntu terbaru. Saya pun mengutak-atik partisi yang memungkinkan untuk dipasang dengan Ubuntu. Singkat cerita, pemsangan Ubuntu di laptop saya berhasil.

Masalah baru muncul ketika booting. Ketika saya menggunakan grub, boot untuk windows tidak berjalan dan harus booting secara primitif. Booting pun saya alihkan menggunakan BCD menjadi booting milik windows 8. Namun, ternyata booting ini pun bermasalah. Hal yang terjadi adalah tidak bisa masuk ke Linux menggunakan booting milik windows 8. Serba salah.

Akhirnya saya pun memutuskan untuk menguninstall Linux dan membuang partisi yang ada untuk sementara. Namun, ternyata ketika saya kembali mengutak-atik tidak sengaja menekan pilihan instalasi yang menghapus penanda file system pada hardisk saya. Lantas file yang ada di hardisk saya dapat dikatakan hilang karena tidak bisa dibaca lagi. Mau tidak mau seluruh hardisk saya harus diformat ulang dengan filesystem Ext4 dan menggunakan linux secara total.

Cukup shock tapi apa mau dikata. Semua terjadi karena salah menekan satu tombol. Ketika menghubungi pusat layanan dari laptop saya pun mereka mengatakan tidak bisa melakukan apa-apa. Setelah sedikit melobi dan memaksa akhirnya mereka mau mengirimkan recovery dalam waktu satu minggu. Itu pun tidak ada jaminan laptop saya bisa digunakan seperti sedia kala.

Mungkin memang ini adalah “the hard way” bagi saya untuk beralih menjadi linuxer. Tapi tetap saja, kondisi yang ada saat ini cukup ekstrim karena hampir semua pekerjaan saya dilakukan di sistem operasi windows.

Singkat kata, keingintahuan itu tidak hanya membunuh si kucing. Pemiliknya juga.

  1. 30/08/2014 at 23:20

    Dulu ketika dual boot windows dan linux, saya mengalami hal yang sama kak. Hal ini dikarenakan fitur shut down Windows tidak melakukan ‘full shutdown’, sehingga harddisk tidak bisa diakses dari Linux. CMIIW.

    • 11/09/2014 at 08:51

      Alhamdulillah udah kembali seperti semula dan dual OS setelah pake recovery datang, Bram. Btw solusinya jadinya gak make booting UEFI. Jadi kalau mau ganti OS langsung dari BIOS. Hehe.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: