Home > Coretan > Dosenku yang Inspirasional

Dosenku yang Inspirasional

creativeboom.co.uk

Tak terasa semester enam saya di kampus ini sudah menuju akhir. Banyak kuliah yang menarik baik materi atau pun dosennya. Pada semester ini, ada mata kuliah di luar prodi IF yang sangat menarik dan membuat saya menikmati semester ini. Saya menemukan seorang dosen uni dan selalu memberikan metode pembelajaran yang tidak mainstream bagi mahasiswanya. Beliau adalah Pak Budi Rahardjo, Dosen II3062 – Keamanan Informasi.

Kuliah Bukanlah Presensi

Dalam setiap kuliahnya di kelas, beliau tidak pernah menghitung absen dan tidak pernah mewajibkan mahasiswanya untuk masuk. Namun, kelas yang peserta totalnya mencapai 100 lebih ini selalu dihadiri oleh hampir 100 mahasiswa setiap beliau mengajar (kecuali saat musim ujian). Beliau mengajarkan kepada mahasiswanya untuk selalu bertanggung jawab atas komitmen ketika mengambil SKS untuk belajar baik di kelas atau pun di luar kelas. Dan beliau selalu menunjukkan perkataannya tersebut setiap mengajar. Beliau sangat jarang duduk. Beliau hampir selalu berdiri ketika mengajar dan bergerak aktif serta menyampaikan materi dengan semangat.

Tugas = Pengembangan Diri

Untuk tugas, beliau tidak pernah menilai tugas yang dikumpulkan. Beliau menganggap mahasiswanya telah dewasa dan menyampaikan bahwa esensi kuliah ini berada pada tugas tersebut. Tugas yang diberikan oleh beliau juga sangat seru dan tidak pernah membosankan. Beban tugas yang diberikan oleh beliau juga tidak pernah memberatkan mahasiswanya sehingga mahasiswa yang dewasa pasti bisa menangkap esensi materi pada tugas  yang diberikan oleh beliau dengan porsi yang tepat dan menyenangkan.

Ujian = Evaluasi, Bukan Parameter Menilai Mahasiswa

Kemudian, yang menarik adalah saat UTS. Beliau juga tidak menilai UTS ini. Beliau hanya mewajibkan mahasiswa untuk mengerjakan UTS tanpa memperdulikan nilainya. Saat saya iseng nanya dengan kebijakan ini, beliau mengatakan bahwa UTS tidak bisa digunakan untuk mengukur kemampuan sebenarnya dari seseorang. Beliau mengatakan ingin menjadikan UTS sebagai evaluasi bagi dirinya dimana soal yang dijawab salah oleh banyak mahasiswanya adalah saat dimana beliau tidak mengajar dengan baik.

Makalah = Aktualisasi ilmu selama kuliah

Lalu bagaimana beliau menilai kita? Beliau hanya menjadikan makalah di akhir semester sebagai penilaian bagi kuliahnya. Beliau menekankan bahwa kita sebagai mahasiswa harus bisa mengaplikasikan materi yang diajarkan di kelas atau pun tugas kepada sesuatu yang kita sukai dalam bentuk makalah. Beliau mengajarkan supaya semua mahasiswanya tidak hanya mengerti teori saja. Beliau mengajarkan bahwa kuliah adalah sesuatu yang progresif dimana poin terpenting adalah ketika kita bisa mengaplikasikan esensi yang kita dapatkan di kuliah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi sekitar kita.

Two Thumbs Up, Mr. Budi Rahardjo!🙂

  1. 23/03/2012 at 18:47

    Emang salut sama dosen kita yang satu ini, Mil. Haha.

  2. 02/06/2012 at 23:02

    manteeep…😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: