Home > Coretan > Apple iOS vs Android = Diktator vs Demokrasi

Apple iOS vs Android = Diktator vs Demokrasi

pic from : blog.toggle.com

Tulisan ini terinspirasi dari sebuah kolom opini yang dibuat oleh S’to dalam majalah Chip edisi 05/2011.

Ya, sudah menjadi hal lumrah ketika kita melihat banyaknya perangkat tablet atau pun Smartphone di sekitar kita yang mengadopsi kedua OS ini. Lucunya, kedua OS ini selalu bersaing (baca : berkelahi) mendapatkan pelanggan baru dan tidak ada yang mau saling mengalah.

Nah, dalam persaingan dimana tidak ada pihak yang mau mengalah tersebut, ada hal menarik yang memberi warna tersendiri, yakni ‘ideologi’ Apple dan Android dalam memberikan fitur-fitur mereka kepada pelangan.

Bagi pengguna Apple iOS pasti mengerti sulitnya mengembangkan aplikasi untuk iOS. Di sana para pengembang harus patuh dan mengikuti segala peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan Apple. Bila tidak patuh terhadap peraturan sedikit saja, maka harapan untuk dapat meluncurkan aplikasi di Apple Store bisa dibilang nol besar. Bahkan para pelanggan pun tidak diberikan ‘izin’ untuk dapat membeli barang dari ‘toko’ selain yang disediakan Apple.

Kebalikannya dengan Android yang sangat memberikan keleluansaan bagi pengembang untuk dapat berkreasi berkreatifitas. Semua pengembang dari berbagai kalangan dapat mengembangkan aplikasi di segala platform android. Kebebasan yang sangat memberikan kesempatan bagi semua pengembang software yang ada di dunia untuk tumbuh. Wajar saja perkembangan Android dari hari ke hari menjadi semakin subur. Bahkan, seakan menjadi invers dari Apple. Pengguna pun dapat menggunakan aplikasi yang ia buat sendiri pada device-nya.

Bila kita melihat kedua pertarungan di pasar antara kedua OS tersebut, maka kita seakan melihat pertarungan antara kedua ideologi di kehidupan nyata. Pertarungan antara ideologi ‘kediktatoran’ dimana tidak ada kebebasan dimana Rakyat harus patuh terhadap kebijakan apa pun yang dibuat oleh sang penguasa melawan ideologi demokrasi dimana semua warga bebas berkreasi dan mengembangkan apa pun yang ia inginkan di ‘negara’-nya.

Jadi, dari pertarungan ‘ideologi’ atara kedua OS tersebut, manakah yang menurut penulis lebih baik?

Kalau saya, tidak masalah menggunakan yang mana pun antara kedua OS tersebut. Di satu sisi Apple yang bagaikan ‘diktator’ dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada ‘warga’-nya sehingga semua pengguna Apple yang saya kenal sangat setia kepada produk yang dimilikinya. Walaupun ada unsur kebebasan yang seakan ‘dikebiri’ yang menyebabkan tidak sedikit pula pemberontak yang menerobos batas-batas kebijakan sang penguasa (Baca : melakukan jailbreak, membajak software, dsb).

Di sisi lainnya, Android yang sangat ‘demokratis’ memberikan keleluansaan bagi seluruh penggunanya. Fenomena pengembangan software Android pun terlihat unik seperti melihat sebuah dunia dimana warganya selalu bisa berpesta dan berkreasi hal apa pun di sana. Namun, kebebasan ini pun tidak bisa disimpulkan sebagai yang terbaik. Banyak juga terjadi penyerangan dan pembajakan hasil karya terhadap program-program yang beredar di platform Android.

Saya pribadi dari kedua OS yang sangat bertolak belakang ideologinya tersebut sangat mengagumi Apple dalam memberikan pelayanan kepada penggunanya. Namun di sisi lain, sebagai mahasiswa Informatika yang sedang semangat-semangatnya mengembangkan software tampaknya saya lebih memilih Android sebagai perangkat saya.šŸ˜€

Bagaimana dengan anda?šŸ™‚

Categories: Coretan Tags: , , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: